Categories
Umum

Kolom Wirausaha Tentang Kepercayaan, Kecepatan, Keputusan, Keuntungan Bagian 2

Kolom Wirausaha Tentang Kepercayaan, Kecepatan, Keputusan, Keuntungan Bagian 2

Tentu timbulnya kepercayaan bukan terjadi begitu saja dan berlaku pada siapa saja. Kepercayaan adalah buah dari kompetensi dan karakter, yang artinya jika karakter seseorang positif, dan kompetensinya juga positif, maka kepercayaan yang diberikan kepadanya, akan mengarah kepada hal positif. Kepercayaan juga dapat dipelajari dan dilatih, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang dapat dipercaya, dan pada gilirannya akan menekan berbagai biaya dan juga risiko negatif yang muncul akibat lambatnya pengambilan keputusan dan tambunnya mekanisme birokrasi. “Perusahaan harus dapat memberikan peluang bagi posisiposisi tertentu untuk dapat dengan leluasa dan meyakinkan mengambil keputusan strategis yang masih dapat ditolerir risikonya.”

Sumber : Jasa Seo Semarang

Menekan Risiko Untuk sebagian orang dan pihak, Speed of Trust tidak mudah untuk diterapkan. Namun hal ini tetap dapat dipelajari dan dilatih untuk diimplementasikan secara bertahap.Speed of trust bukan tanpa risiko, namun daya upaya untuk menekan risiko ini jauh lebih berharga dan bermanfaat dibandingkan kelambatan suatu perusahaan yang mengakibatkan kerugian lebih besar. Dalam kepemimpinan pada platform Greenpreneurship, social entrepreneur sangat dijunjung tinggi. Terkait pemilihan pihak-pihak yang bekerja dalam sebuah perusahaan berlandaskan sociopreneurship, orang-orang berkarakter baiklah yang terpilih.

Karenanya pemilihan karakter yang baik dan dapat dipercaya, menjadi syarat utama di dalam membangun struktur organisasi sociopreneurship. Tentu strategi seperti ini dapat diterapkan pada perusahaan manapun. Bukan standard pendidikan tinggi, bukan pula standard IQ tinggi yang menjadi prasyarat utama diterimanya seseorang untuk dapat bekerja. Melainkan pengujian berupa test EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Social Quotient) diterapkan dan ditekankan oleh beberapa perusahaan sebagai syarat utama seseorang dapat diterima di lingkungan kerja perusahaan.

Tidak berhenti di situ. Speed of Trust hanya dapat terwujud terutama jika kebijakan perusahaan mendukung ke arah yang sama. Artinya, perusahaan harus dapat memberikan ruang gerak yang positif bagi perkembangan Speed of Trust. Tentunya ini tidak mudah. Namun, apabila kondisi Speed of Trust sudah kondusif, niscaya perusahaan dapat meraup lebih banyak manfaat, dan berkembang lebih cepat.